← Semua Layanan

Jasa Poles Granit

Pemolesan granit menghilangkan baret halus dan mengembalikan kilau permukaan.

Poles Granit — Kahuripan Poles Lantai

Granit adalah batuan beku yang terbentuk dari pendinginan magma, tersusun dari mineral kuarsa, feldspar, dan mika. Kekerasannya mencapai enam sampai tujuh pada skala Mohs, sehingga jauh lebih tahan gores dibanding marmer. Meski keras, permukaan granit tetap memiliki pori halus yang bisa menyerap cairan.

Minyak, air kopi, atau saus yang dibiarkan lama di permukaan akan meresap ke dalam pori dan meninggalkan bercak gelap yang sulit diangkat. Berbeda dengan marmer, kerusakan pada granit tidak berasal dari reaksi asam, melainkan dari aus mekanis dan penyerapan cairan.

Penanganannya bertumpu pada penggosokan mekanis. Permukaan digrinding memakai pad berlian dengan tingkat kekasaran bertingkat, mulai dari grit kasar untuk meratakan sampai grit halus untuk memunculkan kilap. Setelah kilap terbentuk, pori ditutup agar cairan tidak lagi meresap.

Kenapa Lantai Bisa Kusam

Sebabnya berbeda untuk setiap material. Berikut yang paling sering ditemui pada granit.

Kilau pabrik aus karena pemakaian

Kilau asli dari proses pabrik perlahan memudar terutama di jalur yang sering dilewati, sehingga permukaan tampak tidak lagi seragam.

Cairan meresap ke pori

Pori halus pada granit menyerap minyak dan air berwarna. Bercak yang tidak segera dibersihkan akan meresap lebih dalam dan meninggalkan noda gelap.

Residu pembersih menumpuk

Sisa pembersih yang tidak dibilas bersih mengering menjadi lapisan tipis yang menutupi kilau permukaan.

Goresan halus dari benda keras

Meski tahan gores, benda logam atau keramik yang tergeser di permukaan tetap bisa meninggalkan baret halus.

Cara Penanganan

Tahapan yang mengikuti sifat materialnya, dari perataan sampai tahap akhir.

  1. 1

    Grinding bertingkat

    Permukaan digosok memakai pad berlian dari grit kasar ke halus. Tahap kasar meratakan, tahap halus memunculkan kilap.

  2. 2

    Pemolesan mekanis

    Kilap granit muncul dari tingkat kehalusan grit terakhir, bukan dari reaksi kimia seperti pada marmer.

  3. 3

    Penutupan pori

    Setelah kilap terbentuk, pori ditutup supaya cairan tidak lagi meresap dan bercak tidak muncul kembali.

  4. 4

    Pembersihan akhir

    Sisa bahan pemoles dibersihkan supaya permukaan tidak licin karena residu.

Area Layanan

Layanan jasa poles granit tersedia di area berikut, dengan survei gratis ke lokasi Anda.

Tanya Jawab Soal Granit

Pertanyaan yang paling sering muncul tentang material ini.

Apakah granit lebih tahan gores daripada marmer?

Ya. Kekerasan granit enam sampai tujuh pada skala Mohs, sedangkan marmer hanya tiga sampai empat.

Kenapa bercak minyak sulit diangkat dari granit?

Karena cairan sudah meresap ke dalam pori, bukan hanya menempel di permukaan. Bercak yang lama dibiarkan perlu diangkat lewat penggosokan, bukan sekadar dilap.

Apakah granit perlu ditutup porinya?

Penutupan pori membantu mencegah cairan berwarna meresap dan memperpanjang hasil pemolesan.

Apakah granit bisa kusam karena reaksi asam?

Tidak. Kusam pada granit umumnya berasal dari aus mekanis dan penyerapan cairan, bukan reaksi asam.

Kenapa pemolesan granit butuh waktu lebih lama?

Karena granit lebih keras daripada marmer, sehingga penggosokan pada luas yang sama memerlukan tahapan yang lebih panjang.

Layanan Lainnya

Jenis lantai lain yang juga kami tangani.